S.Y.S talk

Share Your Skills, Share Your Stories

Laptop Gaming edisi 2011

| 9 Comments

Pencarian masih berlanjut terus… Hampir setiap kali saya lihat statistik pengunjung, kata kunci “laptop untuk game”, “gaming laptop” muncul nyaris setiap saat.
Begitu sampai sini, mereka akan sampai di halaman ini: http://sys-talk.com/computer/gaming-laptop/
Sudah ketinggalan tentunya karena tulisannya ditulis bulan Desember 2008.

Jadi ijinkan saya perbarui tulisannya untuk edisi tahun baru 2011 ini dan menulis dengan bahasa informal ya. :)

Catatan: kamu mungkin gak akan temuin saran atau rekomendasi spesifikasi atau tipe laptop untuk game di sini, so kalau itu yang kamu cari hehe silahkan cari di tempat lain. :) Kalau kamu gamer sejati, tak sabar untuk menaklukkan semua game next-gen dengan calon laptop game-mu dan danamu berlimpah, silahkan tinggal sejenak dan baca kelanjutan tulisan ini. Kalau kamu gamer santai, tulisan blog ini juga dibuat spesial untuk kamu.

Pengetahuan Dasar

Oke, mari kita mulai… dasarnya masih sama dengan tahun-tahun lalu.

Kalau kamu pingin bisa memainkan film-film definisi tinggi (HD / hi-def) dengan kualitas blue-ray, memainkan game next-gen dengan kualitas grafis medium ke atas, pastikan cari laptop dengan chip grafis terdedikasi (GPU diskrit).
Untuk mudahnya, cari laptop yang ada stiker logo nvidia atau ATi. Bila ada logo itu biasanya laptop tadi dilengkapi GPU diskrit. Intel juga sebenarnya menawarkan solusi Intel GMA untuk kemampuan grafis pada laptop tapi saya belum lihat ada ulasan atau rekomendasi dari situs web lain yang menyarankan GMA untuk keperluan game yang membutuhkan akselerasi 3D. Untuk game mini atau game santai pastinya sih sudah memadai.

Prosesor dan modul memori (RAM) juga lumayan pengaruhnya di sini, tapi biasanya untuk game next-gen titik beratnya lebih pada GPU lho biasanya. Jadi sebaiknya kamu pelajari dulu seri-seri chip grafis / GPU laptop di internet. Coba lihat: guru3d.com, tomshardware.com dan anandtech.com untuk ulasan dan perbandingan.

Tapi, kembali lagi, jika kamu cuma butuh main game yang santai / mini, seperti game keluaran PopCap, GameHouse dkk, kamu tidak perlu pusingkan mengenai GPU, karena chip grafis terintegrasi yang ada pada kebanyakan netbook sudah cukup memadai (tanpa dukungan akselerasi 3D yang oke, tentunya).

Ya cuma begitu saja sebenarnya… dasarnya. Oke, saatnya serius, kita bicara soal dana…

Dana: uang, uang dan kembali lagi uang

Ya, ini untuk kamu semua yang katanya adalah gamer sejati…

Ya kalau kamu punya dana banyak berpuluh-puluh juta Rupiah guna dihabiskan untuk SATU unit laptop gaming menengah hingga paling canggih… kenapa tidak?

Tapi kalau bagi saya pribadi sih, saya akan pikir-pikir lagi. Kenapa?

Karena dana puluhan juta itu bisa saya belanjakan untuk barang lain yang lebih berarti nilainya, bisa dapatkan komputer desktop yang bisa menjalankan game next-gen dengan kualitas grafis tinggi hingga ultra, sekaligus saya bisa belanja console (xbox360, ps3, wii) dan/atau gadget lain dengan dana lebihnya.

Saya tidak usah tempelkan perhitungannya di sini… dengan dana 7 hingga 12 juta bisa dapatkan desktop tersebut, lebihnya bisa saya belanjakan untuk layar LCD/LED lebih besar incinya, atau kartu grafis tambahkan untuk dibuat SLI atau CrossFire.

Oke, kamu mungkin akan bilang: saya ini mahasiswa dan nge-kos, susah bawa-bawa desktop kalau mau dibawa pulang, dll. Tapi…

“Mobile” lebih ke terus aktif bergerak DAN mudah dibawa-bawa

Laptop game biasanya spesifikasinya tidak benar-benar mobile, karena sebagian besar dari kamu pasti ingin main di layar yang lebih besar, bukan? 15-17″ biasanya. Dengan layar sebesar itu biasanya laptopnya akan menjadi semakin berat, percaya deh. Lama kelamaan kamu pasti malas bawa karena berat dan kalau tidak penting. Di sisi lain, gadget game mobile makin lama makin canggih… coba lihat apa yang ada di toko-toko sekarang:

iPad (yep, yah cukup oke untuk game lho, bahkan game 3D seperti “Dead Space” pun ada di iPad, jadi bukan hanya game santai seperti “Angry Birds” saja),

tablet berbasis Android (emulator console jadul juga mulai bermunculan,
jadi kamu bisa bernostalgia main game SNES, PSX, dkk pada Android-mu).

Tentunya, iPhone, iPod Touch, smartphone berbasis Android juga belakangan ini mulai dikerubungi tawaran game 3D.

Selain itu, console next-gen juga sudah ada versi slim-nya. Microsoft Xbox 360 Slim, Sony Playstation 3 Slim sudah di-rilis. Wii Slim sudah dikonfirmasikan untuk rilis.

Jadi tunggu apa lagi? Banyak sekali pilihan sekarang, bisa belanja sesuka hati dan sesuai kebutuhanmu.

Tapi… kalau kamu masih tetap pingin laptop untuk game

Saya sih akan cari laptop Alienware (yep, yang fotonya ada di atas di bagian sebelum ini). Tapi kayaknya agak susah, saya belum pernah lihat ada yang jual di sini. Jadi kayaknya harus puas dengan merk-merk lain seperti laptop ASUS ROG (foto di kiri), ini pilihan keduaku setelah Alienware, tapi harganya itu lho hehe, jangan kaget yah.

Tapi kalau dananya mepet, hmmm… dan cukup puas dengan kualitas grafis medium hingga rendah pas main game favoritmu ketimbang beli PC yang mantap, saya gak akan maksa deh. :)

Oke, tentunya bukan berarti merk-merk lain, yang tidak saya sebutkan di tulisan ini, kurang bagus atau bagaimana, tidak begitu. Ini hanya sekedar sharing selera pribadi saja.

Disclaimers: all brand names, logos, pictures, trademarks, business names and copyrights are owned by their own respective owners. This blog post is written as a personal note and never intended to be used as an endorsement, a review or buying recommendations.

Author: Dedy Sofyan

A self-taught web designer with years of experience. Admin of WordPress Indonesia & BuddyPress Indonesia. Twitter: @sofyand Blog: www.sys-talk.com

9 Comments

  1. Pingback: Gaming Laptop? « S.Y.S talk

  2. I’m fully with you on not going for the top priced, super hooked-up models if money is at all an issue. Alienware and Asus do the job pretty well. On our site we have a review of the Alienware AM11x-826CSB which gives a lot of bang for the buck @ just under $1000.

    As far as new releases the Razer Blade looks like a really interesting option. It’s kind of like a hybrid tablet/pc and is getting some seriously good reviews. It just came out and may be worth checking out.

  3. aduh, mahal sekali…

  4. Ya gitu deh, kalau mau lihat2 besok dtg aja ke JCC ada indocomtech 2011 dan Jakarta Game Show (JGS)

  5. Pingback: Future of (Mobile!) Gaming | S.Y.S talk

  6. Pingback: Future of (Mobile!) Gaming | Timeline

  7. bedanya nvidia ama ATi apa?? lebih bagus yang mana kalo buat gaming?

  8. tergantung selera sih sebetulnya. Kalau mau ada PhysX ya so far mesti nVidia. Selain itu kalau dua-duanya juga oke saling bersaing performa. Tapi biasanya price to performance biasanya dipegang ATi. Kalau ada yang bilang driver ATi jelek, gak juga tuh, saya malah ngalamin card nVidia yang rusak gara-gara update driver. ATi so far mulus2 saja.

  9. According to the Associated Press hackers are quickly setting their sights on mobile devices using Apple applications and Android apps.

Tinggalkan Balasan